Kamis, 20 November 2014

Soal SIMDIG



        PILIHAN GANDA
1.      Yang termasuk perangkat keras yaitu…..
a.      LMS
b.      LCMS
c.       Komputer
d.      SLN
e.      Jaringan intranet
2.      Jumlah kode masuk ke Edmodo……
a.      5 digit
b.      6 digit
c.       7 digit
d.      8 digit
e.      4 digit
3.       Nama lain kelas maya……
a.       Cyber Class
b.      Classroom
c.        Enrichmentclass
d.      Konvensional class
e.      Kolaborasi class
4.      Nama lain E-learning kecuali …..
a.      Online learning
b.      Virtual learning
c.       Network learning
d.      Stockley learning
e.      Web based learning
5.      Komponen pendukung E-learning kecuali…..
a.      Perangkat keras
b.      Perangkat lunak
c.       Konten pembelajaran
d.      Infrastruktur
e.      Blended learning




ESSAY
1.      Sebutkan kelebihan E-learning…?
2.      Sebutkan kekurangan E-learning…?
3.      Sebutkan contoh-contoh SLN…?
4.      Jelaskan pengertian Edmodo…?
5.      Jelaskan pengertian E-learning…?

      

E-learning


Pengertian E-Learning
Sekilas perlu kita pahami ulang apa e-Learning itu sebenarnya. E-Learning adalah pembelajaran jarak jauh (distance Learning) yang memanfaatkan teknologi komputer, jaringan komputer dan/atau Internet. E-Learning memungkinkan pembelajar untuk belajar melalui komputer di tempat mereka masing-masing tanpa harus secara fisik pergi mengikuti pelajaran/perkuliahan di kelas. E-Learning sering pula dipahami sebagai suatu bentuk pembelajaran berbasis web yang bisa diakses dari intranet di jaringan lokal atau internet. Sebenarnya materi e-Learning tidak harus didistribusikan secara on-line baik melalui jaringan lokal maupun internet, distribusi secara off-line menggunakan media CD/DVD pun termasuk pola e-Learning. Dalam hal ini aplikasi dan materi belajar dikembangkan sesuai kebutuhan dan didistribusikan melalui media CD/DVD, selanjutnya pembelajar dapat memanfatkan CD/DVD tersebut dan belajar di tempat di mana dia berada.
Ada beberapa pengertian berkaitan dengan e-Learning sebagai berikut :
Pembelajaran jarak jauh.
E-Learning memungkinkan pembelajar untuk menimba ilmu tanpa harus secara fisik menghadiri kelas. Pembelajar bisa berada di Semarang, sementara “instruktur” dan pelajaran yang diikuti berada di tempat lain, di kota lain bahkan di negara lain. Interaksi bisa dijalankan secara on-line dan real-time ataupun secara off-line atau archieved.
Pembelajar belajar dari komputer di kantor ataupun di rumah dengan memanfaatkan koneksi jaringan lokal ataupun jaringan Internet ataupun menggunakan media CD/DVD yang telah disiapkan. Materi belajar dikelola oleh sebuah pusat penyedia materi di kampus/universitas, atau perusahaan penyedia content tertentu. Pembelajar bisa mengatur sendiri waktu belajar, dan tempat dari mana ia mengakses pelajaran.
Pembelajaran dengan perangkat komputer
E-Learning disampaikan dengan memanfaatkan perangkat komputer. Pada umumnya perangkat dilengkapi perangkat multimedia, dengan cd drive dan koneksi Internet ataupun Intranet lokal. Dengan memiliki komputer yang terkoneksi dengan intranet ataupun Internet, pembelajar dapat berpartisipasi dalam e-Learning. Jumlah pembelajar yang bisa ikut berpartisipasi tidak dibatasi dengan kapasitas kelas. Materi pelajaran dapat diketengahkan dengan kualitas yang lebih standar dibandingkan kelas konvensional yang tergantung pada kondisi dari pengajar.
Pembelajaran formal vs. informal
E-Learning bisa mencakup pembelajaran secara formal maupun informal. E-Learning secara formal, misalnya adalah pembelajaran dengan kurikulum, silabus, mata pelajaran dan tes yang telah diatur dan disusun berdasarkan jadwal yang telah disepakati pihak-pihak terkait (pengelola e-Learning dan pembelajar sendiri). Pembelajaran seperti ini biasanya tingkat interaksinya tinggi dan diwajibkan oleh perusahaan pada karyawannya, atau pembelajaran jarak jauh yang dikelola oleh universitas dan perusahaan-perusahaan (biasanya perusahan konsultan) yang memang bergerak di bidang penyediaan jasa e-Learning untuk umum. E-Learning bisa juga dilakukan secara informal dengan interaksi yang lebih sederhana, misalnya melalui sarana mailing list, e-newsletter atau website pribadi, organisasi dan perusahaan yang ingin mensosialisasikan jasa, program, pengetahuan atau keterampilan tertentu pada masyarakat luas (biasanya tanpa memungut biaya).
Pembelajaran yang ditunjang oleh para ahli di bidang masing-masing.
Walaupun sepertinya e-Learning diberikan hanya melalui perangkat komputer, e-Learning ternyata disiapkan, ditunjang, dikelola oleh tim yang terdiri dari para ahli di bidang masing-masing, yaitu:
Subject Matter Expert (SME) atau nara sumber dari pelatihan yang disampaikan
Instructional Designer (ID), bertugas untuk secara sistematis mendesain materi dari SME menjadi materi e-Learning dengan memasukkan unsur metode pengajaran agar materi menjadi lebih interaktif, lebih mudah dan lebih menarik untuk dipelajari
Graphic Designer (GD), mengubah materi text menjadi bentuk grafis dengan gambar, warna, dan layout yang enak dipandang, efektif dan menarik untuk dipelajari
Ahli bidang Learning Management System (LMS). Mengelola sistem di website yang mengatur lalu lintas interaksi antara instruktur dengan siswa, antarsiswa dengan siswa lainnya.
Di sini, pembelajar bisa melihat modul-modul yang ditawarkan, bisa mengambil tugas-tugas dan test-test yang harus dikerjakan, serta melihat jadwal diskusi secara maya dengan instruktur, nara sumber lain, dan pembelajar lain. Melalui LMS ini, siswa juga bisa melihat nilai tugas dan test serta peringkatnya berdasarkan nilai (tugas ataupun test) yang diperoleh.
E-Learning tidak diberikan semata-mata oleh mesin, tetapi seperti juga pembelajaran secara konvensional di kelas, e-Learning ditunjang oleh para ahli di berbagai bidang terkait.
E-learning is the interst metode
E-learning adala suatu proses pembelajaran yang dilakukan di SMA 1 PARE,yang menggunakan basic komputer.Metode ini menjadi suatu ciri khas tersendiri, karena dengan metode in siswa dituntut mampu menguasai program-program komputer. Selain itu dengan adanya metode seperti ini,antar siswa dapat memberikan sutu pengajaran kepada teman lainnya dengan skill yang dimilikinya dengan perantara guru.
Kelebihan E-learning :
1.siswa dapat lebih muda mengerjakan tugas/ulangan
2.lebih efisien
3.tidak boros waktu
4.mudah dalam nengerjakan soal karena dapat melihat buku ajar
5.ulangan/tugas dapat dikerjakan sewaktu-waktu,tapi harus sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.
Kekurangan E-learning :
1. lepas dari pengawasa guru,siswa dapat mengerjakan soal dengan melihat buku
2.karena kurangnya penguasaas program-program komputer ,siswa menjadi tertinggal dalam
menerjakan tugas/soal ulangan

Kelas Maya

by Maskanah

PENGERTIAN.
Kelas maya atau yang biasa disebut virtual class merupakan  bentuk penerapan teknologi informasi di bidang pendidikan, merupakan perubahan proses belajar mengajar konvensional menjadi bentuk digital.
Proses pembelajaran kelas maya dapat berjalan apabila  didukung dengan pemanfaatan Teknologi Informasi sebagai alat dukung.
Peran guru dalam proses pembelajaran yang mengintegrasikan Teknologi Informasi diharapkan sebagai fasilitator ( penyedia ), kolaborator, mentor, pelatih, pengarah dan teman belajar serta dapat memberikan pilihan dan tanggung jawab yang besar kepada siswa untuk mengalami peristiwa belajar yang real. 
Sementara itu, peran siswa sendiri dalam proses pembelajaran yang mengintegrasikan Teknologi ini memungkinkan siswa menjadi partisipan aktif. menghasilkan dan berbagi (sharing) pengetahuan/keterampilan serta berpartisipasi sebanyak mungkin sebagaimana layaknya seorang ahli dalam bidangnya, belajar secara otodidak dan berkolaboratif dengan siswa lain.

Ilustrasi Kelas maya
FITUR KELAS MAYA.
  1. Konten yang relevan dengan tujuan belajar.
  2. Menggunakan metode instruksional seperti contoh dan praktek untuk membantu belajar siswa.
  3. Menggunakan elemen media seperti kalimat dan gambar untuk mendistribusikan konten dan metode belajar.
  4. Pembelajaran dapat secara langsung dengan instruktur (synchronous) ataupun belajar secara individu atau otodidak (asynchronous).
  5. Membangun wawasan dan teknik baru yang dihubungkan dengan tujuan belajar.

JENIS KELAS MAYA

Learning Management System (LMS)


merupakan salah sebuah aplikasi perangkat lunak untuk perencanaan, pengiriman, dan pengelolaan kegiatan dalam sebuah organisasi pembelajaran, termasuk pembelajaran daring (online), ruang kelas virtual, dan program instruktur yang terpimpin. Contoh dari LMS antara lain; Moodle, Dokeos, aTutor.

Learning Content Management System (LCMS) 
merupakan pengembangan lebih lanjut dari LMS. LCMS adalah sebuah aplikasi perangkat lunak untuk mengelola konten pembelajaran dalam berbagai bidang pelatihan dan pengembangan. LCMS tidak hanya dapat membuat, mengelola, dan memberikan modul-modul pelatihan saja, tetapi juga mengelola dan menyunting (edit) semua bagian yang membentuk sebuah katalog pelatihan. Aplikasi LCMS memungkinkan pengguna untuk membuat, mengimpor, mengelola, mencari, dan menggunakan kembali unit kecil dari konten pembelajaran digital dan aset, yang sering pula disebut sebagai objek pembelajaran. Aset ini dapat mencakup file media yang dikembangkan dalam penilaian item, simulasi, teks, gambar atau benda lain yang membentuk konten dalam kursus tersebut diciptakan. Contoh dari LCMS antara lain: Claroline,e-doceo solutions.
Social Learning Network (SLN) 

jejaring sosial untuk pembelajaran yang terjadi pada skala yang lebih luas daripada kelompok belajar. Mengingat skala sosialnya yang lebih besar, media ini bagi sebagian peserta dapat menyebabkan pengubahan sikap dan perilaku, sedangkan bagi sebagian lain tidak menimbulkan dampak apa-apa.
Penggunaan jejaring sosial untuk pembelajaran di Indonesia merupakan hal yang baru. Jika di negara lain sudah berlangsung sejak beberapa tahun terakhir, kita baru akan mulai menerapkan dan menyosialisasikan. Hal yang suka atau tidak suka harus kita hadapi bersama adalah kenyataan bahwa penggunaan komputer atau laptop masih jauh dari merata di tanah air kita.

Selasa, 11 November 2014



My Biografi
          Karena ini postingan paertama saya,saya disini ingin menceritakan biografi saya terlebih dahulu,walaupun tidak ada yang mau tau biografi saya!!!!!!
          Nama : Maskanah
          Panggilan : Maskanah, Kanah, Amenah, DLL
          Tempat tanggal lahir : Sungai Batang,30 Agustus 1999
          Alamat : Gak usah deh
           Cita – cita : Menjadi semua yang baik – baik,Apoteker.
Saya tinggal bersama kedua orang tua saya dan seorang adik yang sangat saya sayangi meskipun kami sering bertengkar. Sekarang usia saya sudah 15 tahun.Saya duduk di kelas X .Saya sekolah di SMKN 1 Martapura,saya mengambil jurusan yang sangat mengasyikan yaitu farmasi. Saya berada di kelas X Farmasi 2.
          Saya sangat senang bisa mengambil jurusaan ini karea saya dapat di pertemukan dengan teman-teman yang pintar-pintar dan senang bercanda.Saya mempunyai banyak teman dan tidak mempunyai musuh.Lebih tepatnya ingi n memiliki musuh,kecuali musuh yang hanya sebatas candaan.
          Hari-hari yang di lewati di sekolah selalu mempunyai kesan yang berbeda-beda.Semoga saya dan teman-teman saya dapat melewatinya selama tiga tahun  ke depan tanpa ada halangan yang berarti sehingga kami semua dapat mencapai cita-cita kami massing –masing.Solid selalu X Farmasi 2!!!!!!!!!!!.
          Sekian dulu biografi saya , lebih tepatnya cerita saya,semoga saya dapat melanjutkannya di lain waktu.


SEE YOU NEXT TIME